jarum pendek itu sudah hampir mencapai angka 12
gelap semakin dingin dan sepi
yang terdengar hanya suara berdetak
dan sayup-sayup deru mesin berlari kencang
mata belum juga terpejam
lelah yang tadi menggelayut
seakan hilang....
berteman sebuah lagu rindu
aku terdiam terbayang senyummu
kekasihku....
apakah yang kau rasa sekarang
sama denganku?
hati yang sepi
terbungkus rindu
ingin aku memelukmu
mendekap hangat jemari mungilmu
menyaksikan senyum cantik bibirmu
dan merah pipimu malu tersipu
oh sayang....
aku kangen kamu....
Selasa, 27 September 2011
Sabtu, 17 September 2011
doa subuh
dalam keheningan aku terbangun
dingin pagi tak menghalangiku
kubasuh muka dan tanganku
mensucikan kotornya tubuhku
lalu kubentangkan kain menutup auratku
aku bersujud memohon ampun atas dosaku
yaa Tuhanku...
inikah siksaMu atas kezalimanku padaMu?
ampuni hamba ya Rabb...
kuangkat tangan kecilku yang gemetar takut
setengah berbisik bibirku berucap penuh harap
Yang Maha Agung...
dekatkan lagi hati dan cinta kami
satukan kami dengan ridho dan restuMu
dan sampaikan salam rinduku hanya untuk dia
hamba mencintainya
dingin pagi tak menghalangiku
kubasuh muka dan tanganku
mensucikan kotornya tubuhku
lalu kubentangkan kain menutup auratku
aku bersujud memohon ampun atas dosaku
yaa Tuhanku...
inikah siksaMu atas kezalimanku padaMu?
ampuni hamba ya Rabb...
kuangkat tangan kecilku yang gemetar takut
setengah berbisik bibirku berucap penuh harap
Yang Maha Agung...
dekatkan lagi hati dan cinta kami
satukan kami dengan ridho dan restuMu
dan sampaikan salam rinduku hanya untuk dia
hamba mencintainya
Langganan:
Postingan (Atom)