Jumat, 05 September 2003

tanpa makna


masih aku duduk sendirian di sini
merasakan dingin yang memeluk aku
malam ini masih sama seperti yang lalu
dingin, gelap, dan dipenuhi bintang
dan semilir angin yang membuat mata tak kuat terjaga

tak ada teman yang menemani
tak ada suara yang membuat bising
tak ada kesombongan dalam hati
tak ada pula rasa benci
yang tersisa di sini hanyalah sepi dan rindu
dan tentu saja dingin yang masih memeluk aku

di atasku aku memandang
gelap terbentang luas tanpa batas
dengan gemerlap cahaya-cahaya kecil
ribuan dan indah
dan sebuah purnama yang terang
seolah sedang memandang ke wajahku
wajah yang sedang mengagumi keagungan Tuhan nya

semuanya terasa indah
atau hanya aku yang merasakan indahnya
tanpa ada teman atau kekasih yang menemani
duduk berdua di sini
dan menggantikan dingin dan memeluk aku
dan tersenyum