Senin, 17 Oktober 2005

untuk kekasihku


malam ini terasa lebih dingin
tak seperti malam-malam kemarin
dinginnya terasa menusuk tulang
menembus daging dan darahku
merasuk ikuti sel-sel tubuhku
yang masih lelah atas hari kemarin

malam ini aku berdua denganmu
kau menangis lagi atas dukamu
meratapi masa lalumu
mengingat ketidaktahuanmu
atas sedikit penggalan hidup
yang baru pertama kau jalani

sayang, kekasihku yang cantik
duduklah sini di dekatku
menangislah di atas bahuku
lepaskan semua bebanmu
meski itu memang sangat sulit bagimu

aku akan tetap ada di sini
menemani sepanjang jalanmu
menemani setiap langkamu
menemanimu di tidur malammu
agar tak lagi kau sendirian
menghadapi semua ujian
yang datang untukmu dari Tuhan

kuatkan hatimu, sayang
bersabarlah, lapangkan dadamu
uji ini hanya sepenggal kisah hidup
coba ini hanya secuil cerita kecil
untuk membuatmu jadi lebih baik
membuatmu jadi lebih kuat
lebih tabah dan sabar di hari depan

aku masih selalu sayang kmu
aku masih selalu mencintaimu
aku tau cerita masa lalumu
dan biarlah semuanya itu berlalu
jadi pelajaran untuk kau dan aku
tak halangi kita untuk menyatu

tersenyumlah lagi, sayang
tersenyumlah yang tercantik
karena aku akan selalu di sini
di sisimu, bersamamu

Tidak ada komentar: