Selasa, 24 November 2009

ingatkah


ketika mentari bersinar terang, 
kau akan tertawa riang, melupakan segala kesedihan 
dan tersenyum dengan hati senang

lalu....
malam mulai datang, 

jalan yang semula terang menjadi gelap,
lalu kau menjadi takut berjalan sendirian

tanganmu meraih, menggapai, 

meminta pertolongan
Tuhan...bantulah aku 

melewati jalan yang gelap ini, 
suaramu yang kecil mengalir 
dari bibir yang bergetar pelan

lalu pintamu dikabulkan, seorang teman datang, 

memegang, menggenggam, menuntun 
membawa setitik cahaya menuju terang

lalu embun dingin basuh wajahmu yang diliput takut, 

segarkan kembali senyum yang sempat hilang dalam gelapnya malam

lalu terang kembali datang padamu, 

tapi ingatkah kau pada tangan yang memegangmu, 
yang menuntunmu

pada embun yang menyegarkanmu, 

pada doa yang ditinggalkan bibirmu pada Tuhanmu??

Tidak ada komentar: