ketika mentari bersinar terang,
dan tersenyum dengan hati senang
lalu....
malam mulai datang,
jalan yang semula terang menjadi gelap,
lalu....
malam mulai datang,
jalan yang semula terang menjadi gelap,
lalu kau menjadi takut berjalan sendirian
tanganmu meraih, menggapai,
meminta pertolongan
Tuhan...bantulah aku
melewati jalan yang gelap ini,
suaramu yang kecil mengalir
dari bibir yang bergetar pelan
lalu pintamu dikabulkan, seorang teman datang,
memegang, menggenggam, menuntun
membawa setitik cahaya menuju terang
lalu embun dingin basuh wajahmu yang diliput takut,
segarkan kembali senyum yang sempat hilang dalam gelapnya malam
lalu terang kembali datang padamu,
tapi ingatkah kau pada tangan yang memegangmu,
yang menuntunmu
pada embun yang menyegarkanmu,
pada doa yang ditinggalkan bibirmu pada Tuhanmu??
tanganmu meraih, menggapai,
meminta pertolongan
Tuhan...bantulah aku
melewati jalan yang gelap ini,
suaramu yang kecil mengalir
dari bibir yang bergetar pelan
lalu pintamu dikabulkan, seorang teman datang,
memegang, menggenggam, menuntun
membawa setitik cahaya menuju terang
lalu embun dingin basuh wajahmu yang diliput takut,
segarkan kembali senyum yang sempat hilang dalam gelapnya malam
lalu terang kembali datang padamu,
tapi ingatkah kau pada tangan yang memegangmu,
yang menuntunmu
pada embun yang menyegarkanmu,
pada doa yang ditinggalkan bibirmu pada Tuhanmu??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar